<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376</id><updated>2012-01-13T20:59:34.490-08:00</updated><category term='umum'/><category term='pertolongan pertama'/><category term='keracunan'/><category term='kecelakaan di luar'/><category term='lalu lintas'/><category term='cpr'/><category term='kecelakaan di rumah'/><category term='tips'/><title type='text'>Panduan Keselamatan</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>27</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-7541669091011110522</id><published>2008-04-26T20:50:00.000-07:00</published><updated>2008-04-26T21:13:53.522-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lalu lintas'/><title type='text'>Paham Lalu Lintas Sejak Dini</title><content type='html'>Bicara &lt;span id="{90059061-2AE6-474F-AD60-C0F8D9D12C53}" style="font-style: italic;"&gt;safety driving&lt;/span&gt;, selain kendaraan, perilaku pengendara juga punya peran penting. Termasuk soal &lt;span id="{7B8556C4-EE32-482A-B867-1826186E0F6A}" style="font-style: italic;"&gt;child safety&lt;/span&gt;. Tidak heran, di negara-negara maju di Eropa, kendaraan yang diproduksi massal harus memenuhi standar keselamatan yang baku. Fitur dan kelengkapannya mendukung unsur itu. Sebut saja ISOFIX, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;airbag&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;seatbelt&lt;/span&gt;, dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal &lt;span style="font-style: italic;"&gt;safety&lt;/span&gt;, bukan monopoli pengendara dewasa. Porsi keselamatan anak-anak berkendara di mobil pun memperoleh hak yang sama. Pengetahuan penggunaan ISOFIX plus kursi tambahan begitu familier.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap usia anak, perlakuan di kendaraan disesuaikan kebutuhan. Biasanya, bobot anak dijadikan standar selain usianya. Wajar saja, kategorisasi bobot sudah tidak asing lagi oleh sebagian pabrikan mobil, maupun produsen &lt;span style="font-style: italic;"&gt;child seat&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, yang terpenting penempatan anak yang tepat di mobil. Sebaiknya, anak-anak ditempatkan di kursi baris kedua atau ketiga. Hal ini untuk menghindari fatalitas saat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;airbag&lt;/span&gt;meledak jika terjadi tabrakan. Selain itu, juga pengetahuan tentang perilaku yang dapat mengganggu konsentrasi pengemudi. Singkatnya, bila tidak diimbangi perilaku ini, keberadaan fitur dan kelengkapan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;safety&lt;/span&gt; menjadi tidak optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain faktor mobil dan kelengkapan, perilaku anak-anak berlalu lintas juga tidak kalah pentingnya. Terutama untuk anak-anak dengan usia 6 - 11 tahun dengan bobot sekitar 22 - 36 kilogram. Makanya, sebaiknya pengetahuan berlalu lintas sudah diperkenalkan sejak usia dini. Tentu penyampaian hal ini disesuaikan dengan usia serta kebutuhan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jerman, pengenalan berlalu lintas sejak dini sudah popular. Bahkan sudah menjadi standar di segala kegiatan belajar mengajar di sana. Langkah ini bila diadopsi di Indonesia, perlahan tapi pasti bakal terlihat hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan sekedar berkendara yang baik semata, tapi etika serta budaya berlalu lintas juga bisa tercermin ketika berkendara. Memang hasilnya, tidak serta merta terlihat. Namun, penanaman dan pemahaman berlalu lintas bakal melekat di alam pikiran mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga, bila dewasa nanti, perilaku ini tetap dipraktekkan secara proporsional. Bahkan bila sudah distandarkan atau masuk dalam kurikulum, perilaku berlalu lintas yang baik bakal membudaya. (&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span id="{D6B0AF25-C241-4633-B116-57A311C03817}" style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Toni&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;sumber: &lt;span id="{FEB99974-ED28-470B-BDCE-A2EA3800D5BD}" style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;"&gt;AutoBild Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-7541669091011110522?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/7541669091011110522/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=7541669091011110522' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/7541669091011110522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/7541669091011110522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/04/paham-lalu-lintas-sejak-dini.html' title='Paham Lalu Lintas Sejak Dini'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-7542889614698073144</id><published>2008-03-05T18:06:00.000-08:00</published><updated>2008-04-24T18:13:59.366-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecelakaan di luar'/><title type='text'>Potensi Bahaya di Mal (Part Three)</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lift&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hampir dua ribu anak terluka karena lift setiap tahun, umumnya ketika tangan atau kaki mereka terjepit di pintu. "Kebanyakan pintu lift akan terbuka jika sensor mendeteksi sesuatu yang menghalangi, tapi tangan atau jari anak bisa tidak dikenali karena terlalu kecil," kata Dr. Sheehan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Strategi keamanan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jangan coba menghentikan pintu lift yang akan menutup dengan tangan, kaki, tas, atau stroller.&lt;/span&gt; Meski kebanyakan lift dilengkapi fitur pengaman dan dijaga dengan baik, mata fotoelektrik di dalam lift bisa saja tidak berfungsi menyebabkan pintu tetap mentup walau sesuatu menghalanginya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Waspadai celah.&lt;/span&gt; Pastikan lift sejajajar dengan lantai sebelum Anda keluar. Anak Anda bisa tergelincir atau kakinya tersangkut di celah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jika memungkinkan, berdirilah di belakang. &lt;/span&gt;Jangan pernah anak menyentuh atau bersandar pada pintu lift karena di sinilah paling sering terjadi kecelakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sumber: Majalah Parents Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-7542889614698073144?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/7542889614698073144/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=7542889614698073144' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/7542889614698073144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/7542889614698073144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/potensi-bahaya-di-mal-part-three.html' title='Potensi Bahaya di Mal (Part Three)'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-3515956314433653604</id><published>2008-02-26T16:24:00.000-08:00</published><updated>2008-02-26T16:29:27.675-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecelakaan di rumah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecelakaan di luar'/><title type='text'>HP Nokia Milik Anak SD Meledak</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rabu, 20 Februari 2008 - 15:58 wib&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;TB Ardi Januar - Okezone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;BANDUNG - Sebuah telepon genggam CDMA merek Nokia 2115 milik Naufal Rizki (9), siswa kelas 4 SDN Karang Pawulang 3, Bandung tiba-tiba saja meledak. Kejadian ini mengakibatkan dengkul kiri mengalami luka bakar. Bahkan salah seorang temannya, Aldi, mengalami luka bakar dikedua tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Naufal saat disambangi dikediamannya, Perumahan Graha Batu Karang, Blok Z3 Nomor 15, Cipamokolan, Rancasari, Bandung menyatakan, kejadian ini terjadi pada pukul 07.30. Ketika itu hendak masuk kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hape (handphone) saya tiba-tiba panas di bagian baterainya. Setelah saya taruh dibawah, hape itu langsung menciut dan meledak seperti petasan hingga mengeluarkan asap." ujar Naufal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak pertama pasangan Andriyanto (35) dan Rini Purbasari (34) ini, mengaku trauma memegang handphone. Pasalnya, bocah ini khawatir kejadian serupa terulang. "Saya jadi takut memegang hape." tukasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian ini membuat orang tua Naufal heran. Mereka tidak habis pikir mengapa telepon genggam miliknya bisa meledak. "Saya bingung kok bisa meledak? dari mana sebabnya ya? Saya jadi harus hati-hati memberikan handphone kepada anak." pungkas Rini. (srn)&lt;hr /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nokia Tidak Memasok Seri 2115&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rabu, 20 Februari 2008 - 17:46 wib&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sarie - Okezone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;JAKARTA - Insiden peledakan Nokia 2115 CDMA yang terjadi di Bandung, Jawa Barat, diprediksi akibat produk palsu. Pasalnya, Nokia tidak pernah memasok ponsel dengan seri tersebut ke Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita belum bisa memprediksi penyebab kejadian tersebut. Lagi pula Nokia tidak pernah memasok ponsel dengan seri itu (2115). Bisa jadi si pengguna mendapatkannya secara tidak resmi (BM)," ujar Manager Corporate Communication Nokia Indonesia Regina Hutama, saat dikonfirmasi melalui telepon, di Jakarta, Rabu (20/2/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian wajar jika Nokia tidak merasa bertanggung jawab akan insiden tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat Regina ini, hampir sama dengan pendapat teknisi ponsel Haeruddin. Menurutnya, insiden tersebut terjadi dikarenakan komponen ponsel khususnya baterai yang digunakan tidak asli alias palsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, Haeruddin pun mengungkapkan bahwa Nokia CDMA 2115 memang ponsel dengan kategori yang paling banyak dipalsukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baterai palsu memiliki daya tahan yang tidak lama dan kalau sudah jenuh maka dia gampang panas dan tidak lagi layak pakai. Bisa dicirikan dengan kondisi baterai yang mulai mengembang dan rentan overheat (kelebihan panas)," ujar Haeruddin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menambahkan, bahwa banyak aspek yang terjadi dalam insiden peledakan baterai. Pertama sudah pasti dikarenakan komponen ponsel yang tidak orisinil, pengecasan ponsel yang dibiarkan terlalu lama dan penggunaan ponsel untuk berkomunikasi dalam kondisi mengecas sehingga menimbulkan kelebihan panas pada ponsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Namun umumnya, insiden ponsel meledak sudah pasti dikarenakan kualitas komponennya yang tidak asli," tegas Haeruddin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu Regina menyarankan, agar para pengguna ponsel khususnya Nokia, dapat membeli ponsel dengan jalur yang resmi dan bergaransi. Sehingga Nokia dapat memberikan jaminan pelayanan bagi penggunaan ponsel. (srn)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;source: &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;"&gt;http://techno.okezone.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-3515956314433653604?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/3515956314433653604/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=3515956314433653604' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/3515956314433653604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/3515956314433653604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/02/hp-nokia-milik-anak-sd-meledak.html' title='HP Nokia Milik Anak SD Meledak'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-9068807680549052196</id><published>2008-02-24T17:44:00.000-08:00</published><updated>2008-04-24T18:06:04.789-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecelakaan di luar'/><title type='text'>Potensi Bahaya di Mal (Part Two)</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Eskalator&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak yang masih kecil kerap takut terhadap eskalator, dan itu wajar saja. Sekitar dua ribu anak, kebanyakan balita, cedera akibat eskalator setiap tahunnya. Kebanyakan disebabkan oleh jatuh, dan sisanya karena tangan, kaki atau pakaian terperangkap di bagian eskalator yang bergerak. Sementara sebagian luka tergolong kecil, misalnya tergores dan memar karena jatuh. Namun cedera yang disebabkan terperangkap bisa merusak kaki anak, bahkan memerlukan amputasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Strategi keamanan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pegang tangan anak&lt;/span&gt; agar Anda bisa menuntunnya saat naik dan turun dari eskalator, dan pastikan jari-jarinya tidak menyentuh pegangan eskalator.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Katakan pada anak Anda untuk dan menatap ke depan.&lt;/span&gt; Jika dia duduk di tangga, jari-jari dan kakinya akan nerada lebih dekat dengan bagian eskalator yang berputar.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Periksa pakaian anak Anda.&lt;/span&gt; Pastikan tali sepatunya terikat kencang, dan jangan biarkan dia menyeret mantel atau syal di lantai. Apabila pakaian yang longgar tersangkut di eskalator, dia bisa ikut tertarik. Bila anak Anda terperangkap, tekan tombol &lt;span style="font-style: italic;"&gt;emergency&lt;/span&gt; stop (biasanya ada di atas atau di bawah eskalator) atau berserulah kepada seseorang untuk melakukannya apabila posisi Anda jauh dari tombol tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;sumber: Majalah Parents Indonesia&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-9068807680549052196?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/9068807680549052196/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=9068807680549052196' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/9068807680549052196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/9068807680549052196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/02/potensi-bahaya-di-mal-part-two.html' title='Potensi Bahaya di Mal (Part Two)'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-8598026400763219261</id><published>2008-02-05T16:05:00.000-08:00</published><updated>2008-02-24T16:16:39.987-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecelakaan di luar'/><title type='text'>Potensi Bahaya di Mal (Part Satu)</title><content type='html'>Beberapa hal yang dapat menyebabkan kecelakaan, saat anda mengajak buah hati jalan-jalan di mal. Di artikel ini akan coba dibahas potensi bahaya yang mungkin terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak hilang&lt;br /&gt;Siapapun tidak mau kejadian ini menimpa dirinya. Namun, tetap saja kita harus bersiap jika hal tersebut mungkin saja terjadi. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Hafalkan busana yang dikenakan anak Anda, mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ajarkan pada anak untuk mengingat setidaknya, namanya sendiri. Jika anak Anda masih cukup kecil untuk mengingat data orang tua seperti nama dan no telpon, tuliskan data ini di selembar kertas dan sisipkan di saku baju anak. Pada anak yang sudah besar ajarkan untuk mengingat data-data yang diperlu seperti, nama orang tua, nomor telpon, dan alamat rumah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ajarkan pada anak untuk tetap di tempat, jika terlepas dari rombongan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Jika anak Anda hilang:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Laporkan kejadian pada security, pihak berwenang di  mal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dalam perjalanan menuju security, panggil nama anak Anda dengan suara keras.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah melaporkan kejadian, segera kembali ke tempat semula untuk mencari anak Anda, dengan tetap memanggilnya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-8598026400763219261?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/8598026400763219261/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=8598026400763219261' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/8598026400763219261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/8598026400763219261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/02/potensi-bahaya-di-mal-part-satu.html' title='Potensi Bahaya di Mal (Part Satu)'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-6914997178667285989</id><published>2008-01-19T23:40:00.000-08:00</published><updated>2008-01-19T23:42:11.527-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keracunan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertolongan pertama'/><title type='text'>Sengatan Serangga dan Gigitan Ular</title><content type='html'>SENGATAN SERANGGA&lt;br /&gt;Redakan sakitnya dengan salep (beberapa jenis salep tersedia di apotek dan toko obat terdekat) atau dengan kompres dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda tahu bahwa Anda atau anak Anda alergi terhadap gigitan atau sengatan serangga, mintalah nasihat dokter tentang tindakan pencegahannya. Jangan mencabut sengat lebah. Hilangkan dengan ujung kuku atau pisau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GIGITAN ULAR&lt;br /&gt;Satu-satunya perawatan yang dianjurkan atas gigitan ular adalah memberikan kompres dingin, menjaga korban agar tetap tenang dan membawanya ke rumah sakit sesegera mungkin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-6914997178667285989?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/6914997178667285989/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=6914997178667285989' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/6914997178667285989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/6914997178667285989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/sengatan-serangga-dan-gigitan-ular.html' title='Sengatan Serangga dan Gigitan Ular'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-5441802306617737857</id><published>2008-01-19T23:34:00.000-08:00</published><updated>2008-01-19T23:39:38.492-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertolongan pertama'/><title type='text'>LAKUKAN PENGAMATAN UTAMA (ABC)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Buka pernapasan (Airway = A)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Periksa jalan pernapasan, apakah ada sumbatan pad a jalan napas (hi dung, mulut, dan tenggorokan). Bila ada sumbatan bersihkan supaya tidak ada yang menghalangi pernapasan. Bila tidak ada cidera pada kepala dan daerah tulang belakang, kepala dapat ditekuk ke belakang (Head Tilt) bila terdapat tanda cidera dagu ditarik ke arah bawah (Jaw Trust).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Pernapasan (Breathing = B)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Periksa pernapasan apakah cukup baik dan bagaimana frekuensinya, bila berhenti, segera mulai memberikan pernapasan (resusitasi) dari-mulut ke mulut dengan perlahan-Iahan. Tujuannya adalah mengusahakan penderita bernapas kembali. Bila sulit memberikan pertolongan pernapasan atau belum berhasil, perhatikan apakah pada penderita ini tersedak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;Periksa nadi (Circulation =C)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bila pernapasan sudah diperiksa, lakukan pengamatan nadi/sirkulasi dengan meraba nadi. Bila penderita tidak bernapas, namun teraba nadinya berdenyut, mulailah dengan pemberian bantuan pernapasan.&lt;br /&gt;Bila penderita tidak bernapas dan teraba nadinya tidak berdenyut mulailah lakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) atau juga dikenal sebagai Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bantuan pernapasan untuk orang dewasa:&lt;br /&gt;Bila penderita tidak bernapas, namun teraba nadinya berdenyut, mulailah dengan pemberian bantuan pernapasan.&lt;br /&gt;Penolong bisa melakukan langkah-langkah berikut ini.&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Baringkan penderita terlentang pada alas yang keras.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Topangkan lehernya dan tengadahkan kepala supaya jalan napas lurus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Buka mulut dan angkat setiap sumbatan (termasuk gigi palsu) dengan jari-jari Anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pencet hidung sampai tertutup.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ambil napas panjang dan tutupkan mulutAnda ke mulut penderita.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hembuskan napas kuat-kuat ke dalam mulut korban 2 kali berturut-turut secara cepat sambil memeriksa apakah dadanya cukup mengembang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Teruskan menghembuskan napas secara kuat dan tepat dengan frekuensi sekali setiap 5 detik (12 kali per menit sampai penderita mulai bernapas atau petugas medis datang).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-5441802306617737857?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/5441802306617737857/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=5441802306617737857' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/5441802306617737857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/5441802306617737857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/lakukan-pengamatan-utama-abc.html' title='LAKUKAN PENGAMATAN UTAMA (ABC)'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-3364262186900487275</id><published>2008-01-19T22:52:00.000-08:00</published><updated>2008-01-19T23:31:24.713-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cpr'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertolongan pertama'/><title type='text'>RESUSITASI JANTUNG PARU-RJP (CARDIO PULMONARY RESUSCITATION-CPR)</title><content type='html'>Bila penderita tidak bernapas dan nadinya teraba tidak berdenyut, mulailah lakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) atau juga dikenal sebagai Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR). CPR adalah kombinasi pemijatan (masase) jantung dari luar dan resusitasi mulut ke mulut. Untuk melakukan hal ini, sebaiknya penolong telah mengikuti pelatihan P3K untuk mengurangi kemungkinan kesalahan dalam melakukan tindakan agar tidak menambah cidera pada penderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus Anda lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pasien ternyata tidak menunjukkan adanya denyut dan biji mata melebar dan tampak seperti mati:&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://depts.washington.edu/learncpr/images/newpocket.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://depts.washington.edu/learncpr/images/newpocket.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:78%;" &gt;gambar: http://depts.washington.edu/learncpr/pocket.html&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Cari bantuan. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Atur Posisi korban.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tengadahkan kepala pasien ke belakang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Carilah titik tekanan yang tepat dengan terlebih dahulu menentukan letak titik ujung tulang dada (sternum). Titik tekanan terletak sejauh dua Lebar jari di atasnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Letakkan telapak tangan Anda di atas titik tekanan tersebut. Angkat jari Anda menjauhi permukaan dada.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tekan lurus ke bawah sebanyak 80 hingga 100 kali per menit. Tekan seeara vertikal, siku pada posisi lurus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tekan ke bawah ke arah dada sedalam 2 hingga 3 cm untuk orang dewasa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ingat bahwa setelah setiap tekanan ke-30, Anda harus meniupkan udara ke dalam paru-paru dua kali secara berurutan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Anak kecil tentu saja hanya diberi tekanan yang ringan. Teruskan tindakan tersebut untuk menyadarkan pasien hingga denyutnya normal. Lihat di &lt;a href="http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/resusitasi-jantung-paru-rjp-cpr-untuk.html"&gt;sini!&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-3364262186900487275?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/3364262186900487275/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=3364262186900487275' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/3364262186900487275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/3364262186900487275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/resusitasi-jantung-paru-rjp-cardio.html' title='RESUSITASI JANTUNG PARU-RJP (CARDIO PULMONARY RESUSCITATION-CPR)'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-8668701144003732486</id><published>2008-01-19T22:16:00.000-08:00</published><updated>2008-01-16T22:23:46.201-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><title type='text'>Panduan Penting Menjaga Keselamatan Anak (bag. 3)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menjaga keselamatan sesudah pulang sekolah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di zaman yang makin sibuk ini, banyak anak mengurusi dirinya sendiri sebelum dan sesudah pulang sekolah. Menurut National Center for Education Statistics, 17% anak dari taman kanak¬kanak sampai kelas 8 berada di rumah sendiri sesudah pulang sekolah paling&lt;br /&gt;sedikit sekali seminggu. Berikut, panduan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;National Center for Missing &amp;amp; Exploited Children&lt;/span&gt; tentang menjaga keselamatan anak sesudah pulang sekolah.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tanya pada anak bagaimana perasaannya ketika mereka sendiri. Apakah anak Anda takut ditinggal sendiri? Atau apakah dia punya kematangan dan inisiatif untuk memikul tanggungjawab.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah anak Anda dapat mengikuti pengarahan dan menyelesaikan masalah sendiri. Periksa untuk memastikan anak Anda tahu:&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nama lengkapnya, alamat dan nomor telepon&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nama lengkap Anda, nama tempat kerja anda, nomor telepon tempat kerja, dan nomor telepon lain yang Anda miliki.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cara menelepon untuk minta bantuan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cara membawa kunci sehingga tersembunyi dan aman. Jangan tulis nama dan alamat pada kunci dan ada baiknya titip kunci pada tetangga atau ternan yang dapat dipercaya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan jalan atau bermain dalam perjalanan pulang dan jangan pernah mencari jalan pintas ke rumah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apa yang harus dilakukan jika ia diikuti. Jika hal ini terjadi, anak harus berbalik dan lari ke arah yang berlawanan, lalu pergi ke tempat tertentu yang dirancang untuk memberikan bantuan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selalu mengunci pintu sesudah masuk ke dalam rumah untuk memastikan rumah aman.&lt;/li&gt;Segera hubungi Anda begitu sampai di rumah untuk memberitahu dia sudah sampai di rumah dengan selamat.&lt;li&gt;Beritahu penelepon bahwa Anda&lt;br /&gt;tak bisa datang ke telepon dan menawarkan menerima pesan ketimbang memberi tahu dia sedang sendiri di rumah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan buka pintu untuk bicara dengan siapa pun yang datang ke rumah kecuali orang itu dapat dipercaya dan kunjungan itu disetujui Anda.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;sumber: Tabloid Aura XI/52&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-8668701144003732486?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/8668701144003732486/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=8668701144003732486' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/8668701144003732486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/8668701144003732486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/panduan-penting-menjaga-keselamatan_19.html' title='Panduan Penting Menjaga Keselamatan Anak (bag. 3)'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-4912969239815287387</id><published>2008-01-18T22:02:00.000-08:00</published><updated>2008-01-16T22:24:25.536-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><title type='text'>Panduan Penting Menjaga Keselamatan Anak (bag. 2)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hal terpenting yang harus dikatakan orangtua kepada anak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anak harus selalu minta izin dan memberitahu Anda atau orang de¬wasa yang bisa dipercaya sebelum pergi ke mana pun. &lt;/span&gt;Sebelum nenerima apa pun dari atau masuk ke' dalam mobil siapa pun. Hal ini juga berlaku untuk anak usia lebih tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anak-anak tak boleh pergi atau jalan sendirian&lt;/span&gt;. Anak harus selalu ajak teman jika mereka akan ke suatu tempat, ketika mereka bermain di luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Boleh menolak atau katakan tidak jika seseorang mencoba menyentuhnya&lt;/span&gt; atau mengancam mereka dengan cara yang membuat mereka takut, tidak senang dan bingung. Beritahu anak untuk segera tinggalkan atau lari dari situasi itu secepat mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anak perlu tahu, mereka dapat cerita kepada Anda atau orang dewasa, yang dapat dipercaya jika mereka merasa takut&lt;/span&gt;, tidak nyaman dan bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anak perlu tahu tentang mereka untuk merasa aman&lt;/span&gt; dan bahwa selalu ada seseorang untuk membantunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sumber: Tabloid Aura XI/52&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-4912969239815287387?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/4912969239815287387/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=4912969239815287387' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/4912969239815287387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/4912969239815287387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/panduan-penting-menjaga-keselamatan_18.html' title='Panduan Penting Menjaga Keselamatan Anak (bag. 2)'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-8596048426563385677</id><published>2008-01-18T06:44:00.000-08:00</published><updated>2008-01-18T06:52:59.799-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecelakaan di luar'/><title type='text'>Tinggalkan Jas Hujan model Ponco saat Berkendara</title><content type='html'>Awal tahun ini, berita duka tentang seorang biker beberapa kali muncul di YM saya. Berikut kronologis peristiwa yang saya dapat dari milis honda-tiger&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;saya mau berbagi informasi saja...&lt;br /&gt;teman kantor saya hari ini telah meninggalkan rekan2 kerja, istri dan 2 anak yang masih usia 2 tahun dan 8 bulan serta cita2nya untuk mencari kehidupan yang lebih baik lagi bersama keluarga tercinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang bersangkutan mengalami kecelakaan individual di daerah rawamangun pada pukul 6 pagi, jas hujan yang dipakai sehari2 menyangkut di putaran rantai ban belakang motor bebek yang ia&lt;br /&gt;kendarai...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ybs tertarik kebelakang dan jatuh dengan leher patah.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk rekan2 pengguna motor... plis kalo sayang nyawa... jangan deh menggunakan jas Hujan Model Ponco kalo mengendarai motor...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan cari alasan krn bawa ransel atau bisa dipakai berduaan waktu boncengan...dan simple dalam penggunaan...tapi nyawa harus meregang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam biker...&lt;br /&gt;Yudha&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keselamatan berkendara, terutama saat menggunakan kendaraan beroda dua seringkali diacuhkan para penggunanya. Padahal kecelakaan, apapun bentuknya, bagaimanapun terjadinya, bisa berakibat sangat fatal. Jadi, lebih baik repot sedikit... ketimbang menjadikan nyawa sebagai taruhan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-8596048426563385677?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/8596048426563385677/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=8596048426563385677' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/8596048426563385677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/8596048426563385677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/tinggalkan-jas-hujan-model-ponco-saat.html' title='Tinggalkan Jas Hujan model Ponco saat Berkendara'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-5111648400577742448</id><published>2008-01-16T23:20:00.000-08:00</published><updated>2008-01-14T04:42:43.683-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><title type='text'>Nomor telpon Penting</title><content type='html'>Catat selalu nomor-nomor telpon penting yang dapat dihubungi dalam kondisi darurat. Selalu letakkan di tempat yang mudah dilihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nomor-nomor telpon yang harus tersedia:&lt;br /&gt;Anggota keluarga (Ayah, Ibu, Kakak, Adik, Kakek-Nenek, atau anggota terdekat lainnya)&lt;br /&gt;Polisi &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;110&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pemadam Kebakaran &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;113&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rumah Sakit&lt;br /&gt;Ambulan &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;118&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dokter Keluarga&lt;br /&gt;Tetangga dan kerabat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-5111648400577742448?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/5111648400577742448/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=5111648400577742448' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/5111648400577742448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/5111648400577742448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/nomor-telpon-penting.html' title='Nomor telpon Penting'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-4134651951455089636</id><published>2008-01-16T23:15:00.000-08:00</published><updated>2008-01-14T04:41:23.247-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><title type='text'>Keselamatan Tidak Dapat Diabaikan</title><content type='html'>Keselamatan adalah komoditas unik. Dia tidak seperti yang lainnya. Kita dapat menyediakan keamanan finansial di masa depan untuk diri sendiri dan keluarga dengan cara m;?,labung dan menginvestasikan uang kita secara bijaksana. Kita dapat mengasuransikan kesehatan kita di masa depan sampai batas tertentu dengan membiasakan diri hidup sehat dan melakukan imunisasi. Namun, keselamatan tidak dapat diakumulasikan sampai jangka waktu tertentu atau disediakan untuk masa depan. Bila keselamatan diperhatikan, maka setiap hari akan berakhir dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pagi ketika kita memulai kegiatan harian, kita harus mengupayakan keselamatan. Yang penting adalah, "Akankah kita bekerja atau bermain secara aman hari ini? Tindakan ceroboh atau kurang hati-hati dapat menghancurkan masa depan kita dan menyebabkan hari-hari kemarin kita berakhir menyedihkan. Jawabannya adalah bekerja dan bermain secara aman setiap hari, satu demi satu, maka hari-hari esok akan begitu pula, dan hari-hari kemarin kita akan menjadi kenangan yang membahagiakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Praktekkanlah keselamatan, gunakan keselamatan, dan giatkan keselamatan. Keselamatan adalah produk yang tidak tahan lama dan tidak dapat disimpan. Keselamatan yang tidak digunakan hari ini akan lenyap, hilang tanpa harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita memberi kesempatan kepada keselamatan, keselamatan dapat menyelamatkan kita&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-4134651951455089636?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/4134651951455089636/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=4134651951455089636' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/4134651951455089636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/4134651951455089636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/keselamatan-tidak-dapat-diabaikan.html' title='Keselamatan Tidak Dapat Diabaikan'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-787182285075132616</id><published>2008-01-16T21:58:00.000-08:00</published><updated>2008-01-16T22:24:57.363-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><title type='text'>Panduan Penting Menjaga Keselamatan Anak (bag. 1)</title><content type='html'>Anda mungkin merasakan atau mengalami, ketika punya anak, dunia menjadi tempat yang&lt;br /&gt;jauh menakutkan untuk Anda. Mulai dari menyeberangi jalan sampai naik sepeda. Ketika umur anak bertambah besar, muncul rasa takut atau kerisauan yang lain. Mulai dari surfing internet, mengemudi mobil, dan berada di rumah sendiri. Bahaya-bahaya ini tak akan mendatangkan ancaman besar jika Anda dan anak Anda dilengkapi dengan informasi tentang menjaga keselamatan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal membicarakan masalah keselamatan dengan anak, jangan sampai membuat anak takut. Sangat penting mengajari anak tentang penculikan, penyerangan dan topik-topik serius lainnya. Berikut, panduan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Center for Missing and Exploited Children&lt;/span&gt; untuk menjaga keselamatan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bicarakan masalah keamanan secara terbuka dengan anak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anak berkemungkinan lebih kecil membicarakan masalah tentang penculikan, penyerangan, pemerkosaan dengan Anda jika Anda menutupi hal ini. Mereka akan diskusi tentang hal ini jika melihat Anda tenang dan nyaman ketika diskusi topik ini dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jangan membingungkan anak dengan konsep orang asing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anak mempunyai pemahaman yang beda tentang orang asing. Pesan bahaya orang asing tidak efektif karena bagi anak, bahaya dari seseorang yang Anda atau mereka kenal jauh lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ajari anak bahwa lebih penting tinggalkan situasi yang mengancam ketimbang bersikap sopan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak perlu tahu, mereka boleh cerita kepada Anda tentang apa yang terjadi tanpa menjadi tukang ngadu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jangan lupa bicara dengan anak yang lebih tua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anak umur 11 dan 17 juga berisiko menjadi korban. Pada saat bersaman Anda memberi anak Anda yang lebih tua sedikit kebebasan. Pastikan mereka mengerti pentingnya aturan keselamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sumber: tabloid Aura XI/52&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-787182285075132616?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/787182285075132616/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=787182285075132616' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/787182285075132616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/787182285075132616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/panduan-penting-menjaga-keselamatan.html' title='Panduan Penting Menjaga Keselamatan Anak (bag. 1)'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-846672615643288387</id><published>2008-01-14T04:49:00.000-08:00</published><updated>2008-01-19T23:31:32.198-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cpr'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertolongan pertama'/><title type='text'>Resusitasi Jantung Paru - RJP (CPR untuk Anak)</title><content type='html'>UNTUK BAYI (baru lahir hingga 1 tahun) DAN ANAK-ANAK (1 hingga 8 tahun)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CPR yang diberikan untuk bayi dan anak kecil adalah serupa dengan CPR untuk orang dewasa. Akan tetapi, terdapat beberapa perbedaan penting yang perlu diingat seperti di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Saluran Pernapasan (Airway =A)&lt;br /&gt;Hati-hatilah dalam memengang bayi sehingga Anda tidak mendongakkan kepala bayi dengan berlebihan. Leher bayi masih terlalu lunak sehingga dongakan yang kuat justru bisa menutup saluran pernapasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Pernapasan (Breathing = B)&lt;br /&gt;Pada bayi yang tidak bernapas, jangan meneoba menjepit hidungnya. Tutupi mulut dan hidungnya dengan mulut Anda lalu hembuskan dengan perlahan (1 hingga 1,5 detik/napas) dengan menggunakan volume yang eukup untuk membuat dadanya mengembang.&lt;br /&gt;Pada anak keeil, jepit hidungnya, tutupi mulutnya, dan berikan hembusan seperti pada bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Peredaran Darah (Circulation = C)&lt;br /&gt;Pemeriksaan Denyut&lt;br /&gt;Pada bayi, untuk menentukan ada atau tidaknya denyut nadi adalah dengan meraba bagian dalam dari lengan atas pad a bagian tengah antara siku dan bahu. Pemeriksaan denyut pada anak keeiL sarna dengan orang dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tekanan pada Dada&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Untuk bayi dan anak kecil, gunakanlah hanya satu tangan untuk menekan dada. Pada bayi, salah satu tangan Anda dapat diselipkan di bawah punggung untuk memberikan sanggaan yang kuat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk bayi, gunakan hanya ujung jari telunjuk dan jari tengah untuk menekan dada pada  ujung tulang dada atau sternum seperti diuraikan dalam tabel di bawah. Tekanlah sternum antara 1 hingga 2cm paling tidak 100 kali per menit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk anak kecil, gunakan salah satu pangkal telapak tangan (Lihat tabel untuk posisi), dan tekanlah ujung tulang dada antara 2 hingga 3cm, tergantung pada besar kecilnya anak. Berikan tekanannya sebanyak 80 hingga 100 kali per menit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk bayi dan anak kecil, hembusan napas harus diberikan selama jeda waktu setelah melakukan tekanan dada sebanyak 5 kali. Lakukan secara berulang hingga sadar.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="1" width="54%" id="table1" bordercolorlight="#FFFFFF" bordercolordark="#000000" style="border-left-width: 0px; border-top-width: 0px" height="244"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-left-style:none; border-left-width:medium; border-right-style:solid; border-right-width:1px; border-top-style:none; border-top-width:medium; border-bottom-style:solid; border-bottom-width:1px" width="56" align="center" height="67"&gt;&amp;nbsp;&lt;/td&gt;&lt;td style="border-style: solid; border-width: 1px" align="center" width="87" height="67" bgcolor="#00FFFF"&gt;Bagian dari tangan&lt;/td&gt;&lt;td style="border-style: solid; border-width: 1px" width="153" align="center" height="67" bgcolor="#00FFFF"&gt;Posisi tangan&lt;/td&gt;&lt;td style="border-style: solid; border-width: 1px" width="133" align="center" height="67" bgcolor="#00FFFF"&gt;Tekanan ke ujung tulang dada (sternum)&lt;/td&gt;&lt;td style="border-style: solid; border-width: 1px" align="center" height="67" bgcolor="#00FFFF"&gt;Banyaknya tekanan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-style: solid; border-width: 1px" width="56" align="center" height="93" bgcolor="#00FFFF"&gt;Bayi&lt;/td&gt;&lt;td style="border-style: solid; border-width: 1px" align="center" width="87" height="93"&gt;Ujung jari telunjuk dan jari tengah&lt;/td&gt;&lt;td style="border-style: solid; border-width: 1px" width="153" align="center" height="93"&gt;1 lebar jari di bawah garis antar puting (pastikan tidak menekan ujung tulang dada)&lt;/td&gt;&lt;td style="border-style: solid; border-width: 1px" width="133" align="center" height="93"&gt;1 hingga 2cm&lt;/td&gt;&lt;td style="border-style: solid; border-width: 1px" align="center" height="93"&gt;Paling tidak 100 kali per menit&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border-style: solid; border-width: 1px" width="56" align="center" bgcolor="#00FFFF"&gt;Anak&lt;/td&gt;&lt;td style="border-style: solid; border-width: 1px" align="center" width="87"&gt;Pangkal telapak tangan&lt;/td&gt;&lt;td style="border-style: solid; border-width: 1px" width="153" align="center"&gt;Ujung tulang dada (sama dengan orang dewasa)&lt;/td&gt;&lt;td style="border-style: solid; border-width: 1px" width="133" align="center"&gt;2 hingga 3 cm&lt;/td&gt;&lt;td style="border-style: solid; border-width: 1px" align="center"&gt;80 hingga 100 kali per menit&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resusitasi Jantung Paru - RJP (Cardio Pulmonary Resuscitation - CPR) untuk anak di atas 8 tahun sama dengan untuk orang dewasa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-846672615643288387?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/846672615643288387/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=846672615643288387' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/846672615643288387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/846672615643288387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/resusitasi-jantung-paru-rjp-cpr-untuk.html' title='Resusitasi Jantung Paru - RJP (CPR untuk Anak)'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-4099773264926546379</id><published>2008-01-14T04:30:00.000-08:00</published><updated>2008-01-14T04:37:30.442-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertolongan pertama'/><title type='text'>Kotak Obat</title><content type='html'>APA YANG SEBAIKNYA ANDA MILIKI DALAM KOTAK P3K UNTUK MERAWAT CIDERA KARENA KECELAKAAN?&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Plester&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perban Steril&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perban Non-steril&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Micropore (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;latex-free, hypoallergenic paper tape&lt;/span&gt;)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perban Segitiga&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perban Elastis&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengoles Alkohol&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Obat antiseptik (Bethadine sol 60 cc)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sarung tangan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Micro-face shield&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Termometer&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Oralit&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sirup Paracetamol&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-4099773264926546379?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/4099773264926546379/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=4099773264926546379' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/4099773264926546379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/4099773264926546379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/kotak-obat.html' title='Kotak Obat'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-7006282901998982919</id><published>2008-01-14T04:24:00.000-08:00</published><updated>2008-01-14T04:29:50.217-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertolongan pertama'/><title type='text'>Prinsip-Prinsip Penting Pertolongan Pertama Yang Perlu Anda Ketahui</title><content type='html'>Setiap orang yang cakap harus mampu melakukan prosedur pertolongan pertama berikut ini setiap saat.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Memastikan pasien memiliki saluran pernapasan yang lancar (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;ABC = Airway - Breathing - Circulation&lt;/span&gt;).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memberikan pernapasan buatan (resusitasi mulut ke mulut).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memberikan Resusitasi Jantung Paru-RJP (Cardio Pulmonary Resuscitation-CPR).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mampu menghentikan perdarahan hebat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mampu mengatasi syok.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mampu mencegah syok.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mampu memindahkan dan mengangkut pasien dengan aman atau tidak berisiko.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mampu menghubungi ambulan dan bantuan lain.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-7006282901998982919?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/7006282901998982919/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=7006282901998982919' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/7006282901998982919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/7006282901998982919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/prinsip-prinsip-penting-pertolongan.html' title='Prinsip-Prinsip Penting Pertolongan Pertama Yang Perlu Anda Ketahui'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-5664030989518672122</id><published>2008-01-12T23:10:00.000-08:00</published><updated>2008-01-13T00:44:12.357-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecelakaan di rumah'/><title type='text'>Jatuh</title><content type='html'>Faktor Penyebab&lt;br /&gt;Sebagian besar kasus jatuh terjadi di rumah ketika kita melakukan aktivitas sehari-hari. Dua per tiga dari kasus jatuh yang mengakibatkan kematian terjadi di lantai datar dan bukan dari ketinggian, disebabkan oleh karpet atau lantai itu sendiri yang terkadang licin. Faktor lain yang menyebabkan jatuh adalah permukaan tanah yang licin atau tidak rata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manula&lt;br /&gt;Kecelakaan jatuh merupakan salah satu penyebab utama kematian para manula. Hal ini disebabkan oleh karakteristik kesehatan para manula yang sudah menu run. Orang muda hanya menderita memar akibat terjatuh sedangkan manula seringkali menderita patah tulang yang dapat berujung pada kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel lain:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/hindari-kecelakaan-jatuh.html"&gt;Hindari Kecelakaan Jatuh&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/hindari-jatuh-dari-anak-tangga.html"&gt;Hindari jatuh dari anak tangga&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/pertolongan-pertama-dalam-kasus-cidera.html"&gt;Pertolongan Pertama Dalam Kasus Cidera Jatuh&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-5664030989518672122?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/5664030989518672122/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=5664030989518672122' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/5664030989518672122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/5664030989518672122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/jatuh.html' title='Jatuh'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-786591807404842039</id><published>2008-01-12T23:05:00.000-08:00</published><updated>2008-01-13T00:45:24.906-08:00</updated><title type='text'>Hindari Kecelakaan Jatuh</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Tindakan pencegahan untuk semua usia:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bila ada ranjang susun di rumah Anda, ranjang bagian atas harus dilengkapi dengan pagar pelindung.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pastikan menggunakan tangga yang kokoh saat Anda membersihkan atau merawat rumah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila tangga terpaksa didirikan di permukaan yang tidak rata, pastikan bahwa tangga tersebut tersangga dengan baik.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tindakan pencegahan untuk anak-anak:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Jangan meninggalkan bayi di meja ganti tanpa pengawasan, meskipun tepiannya tinggi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan pernah meninggalkan anak-anak kecil bilamana ada bahaya terjatuh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan meletakkan bayi yang berada di &lt;em&gt;reclining chair &lt;/em&gt;di atas meja. la dapat rebah ke depan sehingga jatuh dari meja.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perabot dan benda-benda yang tingginya berbeda sebaiknya jangan ditempatkan saling berdekatan. Bayi yang ingin mengeksplorasi lingkungannya dapat dengan mudah memanjat ke tempat tinggi di mana ada bahaya terjatuh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Periksa apakah &lt;em&gt;body stroller &lt;/em&gt;sudah terpasang dengan benar pada rodanya. Ingat untuk mengunci roda-rodanya saat &lt;em&gt;stroller&lt;/em&gt; berhenti.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pasang penghalang di jendela atau lengkapi dengan kunci.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hindari pemasangan papan horizontal pada pagar dan pegangan tangan pada tangga. Hal ini hanya akan menarik anak-anak untuk memanjatnya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tindakan pencegahan untuk manula:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Benda-benda yang digunakan setiap hari atau sering digunakan harus disimpan di lemari yang dapat dijangkau dengan posisi badan berdiri, tanpa harus memanjat atau terlalu membungkuk.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan gunakan perabot yang ditumpuk sebagai pijakan untuk meraih barang yang letaknya di atas. Gunakanlah tangga.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Artikel lain:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/jatuh.html"&gt;Jatuh&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/hindari-jatuh-dari-anak-tangga.html"&gt;Hindari jatuh dari anak tangga&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/pertolongan-pertama-dalam-kasus-cidera.html"&gt;Pertolongan Pertama Dalam Kasus Cidera Jatuh&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-786591807404842039?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/786591807404842039/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=786591807404842039' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/786591807404842039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/786591807404842039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/hindari-kecelakaan-jatuh.html' title='Hindari Kecelakaan Jatuh'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-881915834043715441</id><published>2008-01-12T23:00:00.000-08:00</published><updated>2008-01-13T00:45:53.131-08:00</updated><title type='text'>Hindari Jatuh Dari Anak Tangga</title><content type='html'>Anak tangga merupakan bagian bangunan yang paling berbahaya, di mana kasus jatuh banyak terjadi, baik di dalam maupun di luar rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tindakan pencegahan untuk semua umur:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Anak tangga sebaiknya dibuat dengan kemiringan yang tidak curam dan diberi landing, sehingga jatuhnya orang bisa tertahan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penerangan pada anak tangga harus baik dan bahan pelapis anak tangga harus yang tidak licin. Permadani atau karpet di anak tangga jangan sampai terlepas. Anti-licin dapat direkatkan di setiap ujung anak tangga.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anak tangga harus diberi pegangan tangan pada kedua sisinya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anak tangga di luar rumah juga harus diberi pegangan tangan pada kedua sisinya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tindakan pencegahan untuk anak-anak:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bila Anda memiLiki anak kecil di rumah, sebaiknya ujung atas dan bawah dari anak tangga ditutup dengan pintu. Anak tangga terbuka harus diberi penghalang sehingga anak-anak tidak dapat terpeleset atau jatuh di antara anak tangga.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Harus ada pegangan tangan di kedua sisi "setinggi anak".&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tindakan pencegahan untuk manula:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sangatlah penting memasang pegangan tangan di kedua sisi anak tangga yang digunakan oleh manula.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tandailah anak tangga terakhir agar manula dapat mengetahui ujung tangga.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Artikel lain:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/jatuh.html"&gt;Jatuh&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/hindari-kecelakaan-jatuh.html"&gt;Hindari Kecelakaan Jatuh&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/pertolongan-pertama-dalam-kasus-cidera.html"&gt;Pertolongan Pertama Dalam Kasus Cidera Jatuh&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-881915834043715441?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/881915834043715441/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=881915834043715441' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/881915834043715441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/881915834043715441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/hindari-jatuh-dari-anak-tangga.html' title='Hindari Jatuh Dari Anak Tangga'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-2865343031194236296</id><published>2008-01-12T22:55:00.000-08:00</published><updated>2008-01-13T00:22:20.887-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertolongan pertama'/><title type='text'>Pertolongan Pertama Dalam Kasus Cidera Jatuh</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Bila pasien tidak sadarkan diri:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Jangan pindahkan korban kecuali untuk menyelamatkan nyawanya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Periksa sirkulasi saluran pernapasan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Usahakan pasien tetap hangat dengan menyelimutinya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Longgarkan pakaian pasien di sekitar leher.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hubungi rumah sakit terdekat.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bila Anda menduga ada tulang patah:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Bila pasien tidak sadarkan diri, terapkan Aturan 1 dan 2.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila kecelakaan terjadi di tempat yang tidak memungkinkan datangnya pertolongan medis secara cepat, anggota badan yang patah dapat dibalut dengan spalk (bidai)&lt;/li&gt;Upayakan agar pasien tetap hangat dengan menyelimutinya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tanda-tanda patah tulang: bentuk yang asimetris/tidak sama dengan anggota tubuh lainnya, adanya pembengkakan, terasa sakit/tidak dapat digerakkan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Artikel lain:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/jatuh.html"&gt;Jatuh&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/hindari-kecelakaan-jatuh.html"&gt;Hindari Kecelakaan Jatuh&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/hindari-jatuh-dari-anak-tangga.html"&gt;Hindari jatuh dari anak tangga&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-2865343031194236296?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/2865343031194236296/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=2865343031194236296' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/2865343031194236296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/2865343031194236296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/pertolongan-pertama-dalam-kasus-cidera.html' title='Pertolongan Pertama Dalam Kasus Cidera Jatuh'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-1550085472404337818</id><published>2008-01-12T22:52:00.000-08:00</published><updated>2008-01-13T00:43:22.865-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecelakaan di rumah'/><title type='text'>Bahaya Di Dapur</title><content type='html'>KECELAKAAN AKIBAT PERALATAN DAPUR, ALAT-ALAT, DAN PERKAKAS TAJAM ATAU PEMOTONG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peralatan dapur dapat menjadi sumber kecelakaan pada anak-anak. Oleh karena itu, perhatikan tips berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Jauhkan anak-anak dari benda dengan permukaan tajam dan barang yang mudah pecah. Letakkan di lemari yang terkunci atau rak lemari paling atas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagi anak yang sudah cukup besar dan mulai membantu di dapur, latihlah untuk menggunakan peralatan dapur dengan benar, misalnya menggunakan alat pemegang saat memegang barang panas.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Artikel terkait:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/pertolongan-pertama-untuk-menghentikan.html"&gt;Pertolongan Pertama Untuk Menghentikan Perdarahan&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-1550085472404337818?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/1550085472404337818/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=1550085472404337818' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/1550085472404337818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/1550085472404337818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/bahaya-di-dapur.html' title='Bahaya Di Dapur'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-8234176905264152346</id><published>2008-01-12T22:50:00.000-08:00</published><updated>2008-01-13T00:41:30.609-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertolongan pertama'/><title type='text'>Pertolongan Pertama Untuk Menghentikan Perdarahan</title><content type='html'>LUKA TERBUKA&lt;br /&gt;Luka terbuka biasanya menyebabkan PERDARAHAN. Yang harus segera Anda lakukan adalah menghentikan perdarahan.&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tutup luka dengan kain bersih atau dengan tangan lalu BERIKAN TEKANAN LANGSUNG pada luka. Beri perban bila darah merembes keluar. Tetap berikan tekanan kuat sampai dokter datang. Bila memungkinkan, penolong sebaiknya memakai sarung tangan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila perawatan darurat lainnya diperlukan, gunakan PERBAN TEKAN agar kain tidak bergeser.&lt;br /&gt;Ikat dengan kuat namun jangan terlalu ketat sehingga menutup aliran darah pada luka.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Bila tidak ada tulang yang patah, ANGKAT anggota tubuh yang terluka lebih tinggi dari jantung.&lt;br /&gt;Bila tekanan pada luka dan pengangkatan tidak juga menghentikan perdarahan, lanjutkan dengan memberikan tekanan ke TITIK TEKANAN di antara jantung dan luka. Lepaskan titik tekanan tersebut bila perdarahan berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TITIK- TITIK TEKANAN&lt;br /&gt;LENGAN: di bagian dalam lengan tengah di antara bahu dan siku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAKI: titik tengah lipatan di antara paha dan badan (penekanan urat nadi pada tulang memperlambat aliran darah).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-8234176905264152346?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/8234176905264152346/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=8234176905264152346' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/8234176905264152346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/8234176905264152346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/pertolongan-pertama-untuk-menghentikan.html' title='Pertolongan Pertama Untuk Menghentikan Perdarahan'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-215732886447843470</id><published>2008-01-10T01:01:00.000-08:00</published><updated>2008-01-13T01:03:25.134-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecelakaan di rumah'/><title type='text'>Bahaya di Kamar Mandi</title><content type='html'>Tindakan pencegahan untuk anak-anak:&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Jangan meninggalkan anak sendirian di kamar mandi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ember dan bak mandi harus kosong bila tidak digunakan. Kalau Anda harus menyimpan air, tutup ember harus terpasang rapat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kembalikan sabun ke tempatnya setelah digunakan agar tidak terinjak orang sehingga terpeleset, tergelincir maupun terjatuh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Usahakan agar lantai tetap kering.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pintu kamar mandi harus selalu tertutup supaya anak tidak masuk ke dalam.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-215732886447843470?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/215732886447843470/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=215732886447843470' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/215732886447843470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/215732886447843470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/bahaya-di-kamar-mandi.html' title='Bahaya di Kamar Mandi'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-1736853131352872186</id><published>2008-01-10T00:42:00.000-08:00</published><updated>2008-01-13T00:59:10.033-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecelakaan di rumah'/><title type='text'>Bahaya di Ruang Keluarga (bagian 1)</title><content type='html'>&lt;strong&gt;PERABOT DAN PERLENGKAPAN RUANGAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak sering berpegangan pada perabot ketika belajar berdiri atau berjalan. Oleh karena itu, perhatikan hal-hal berikut ini:&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Perabot harus kokoh dan berat supaya tidak mudah terguling ketika anak berpegangan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagian ujung dan tepi sebaiknya liein dan bulat. Pasang pelindung supaya tidak melukai anak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Letakkan perabot di dekat dinding supaya anak lebih leluasa bermain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Singkirkan benda-benda kecil seperti koin dan perhiasan dari jangkauan anak-anak karena anak senang makan apa saja yang ada di tangannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gordin dan talinya sebaiknya pendek supaya anak tidak main sembunyi-sembunyian di belakangnya dan tidak tercekik.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Artikel selanjutnya:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/tips-memilih-mainan-untuk-anal-anak.html"&gt;Tips memilih mainan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/bahaya-di-ruang-keluarga-bagian-2.html"&gt;Bahaya di Ruang Keluarga (bag. 2)&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-1736853131352872186?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/1736853131352872186/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=1736853131352872186' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/1736853131352872186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/1736853131352872186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/bahaya-di-ruang-keluarga-bagian-1.html' title='Bahaya di Ruang Keluarga (bagian 1)'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-97635160464707309</id><published>2008-01-10T00:35:00.000-08:00</published><updated>2008-01-13T00:59:38.877-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><title type='text'>Tips memilih mainan untuk anak-anak</title><content type='html'>Mainan dibuat untuk dinikmati anak-anak tetapi mainan yang tidak cocok untuk usianya bisa berbahaya. Baca label mainan dan pilihlah mainan sesuai dengan usia. Perhatikan beberapa hal di bawah ini.&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mainan yang besar tidak cocok untuk anak kurang dari 1 tahun karena dapat menyebabkan anak tercekik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mainan keeil berdiameter 5cm atau kurang dapat berbahaya karena mudah menyebabkan tersedak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mainan sederhana tanpa bagian yang dapat dilepas cocok untuk anak yang masih kecil.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagian tepi mainan tidak boleh tajam atau kasar supaya tidak melukai anak.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-97635160464707309?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/97635160464707309/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=97635160464707309' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/97635160464707309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/97635160464707309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/tips-memilih-mainan-untuk-anak-anak.html' title='Tips memilih mainan untuk anak-anak'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2868075188871494376.post-4646003759904184577</id><published>2008-01-10T00:30:00.000-08:00</published><updated>2008-01-13T00:58:45.879-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecelakaan di rumah'/><title type='text'>Bahaya di Ruang Keluarga (bagian 2)</title><content type='html'>&lt;strong&gt;PINTU, TANGGA, DAN JENDELA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan pencegahan untuk anak-anak:&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pastikan agar pintu masuk rumah Anda terkunci. Apabila tidak terkunci, anak-anak dapat dengan mudah keluar rumah menuju jalanan sehingga menimbulkan risiko tertabrak kendaraan di jalanan atau tersesat di luar rumah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Latihlah anakAnda belajar menggunakan tangga dengan benar sedini mungkin dengan selalu berpegangan pada pegangan tangga dan tidak bermain-main ketika melangkah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anak-anak senang melihat ke luar lewat jendela. Hati-hatilah bila Anda tinggal di bangunan bertingkat. Cegahlah terjadinya kecelakaan dengan menjauhkan kursi/meja dari jendela. Jendela yang terbuka mengundang anak untuk memanjat dan bersandar di situ.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Artikel sebelumnya:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/bahaya-di-ruang-keluarga-bagian-1.html"&gt;Bahaya di Ruang Keluarga (bag. 1)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/tips-memilih-mainan-untuk-anal-anak.html"&gt;Tips memilih mainan&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2868075188871494376-4646003759904184577?l=panduankeselamatan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/feeds/4646003759904184577/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2868075188871494376&amp;postID=4646003759904184577' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/4646003759904184577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2868075188871494376/posts/default/4646003759904184577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduankeselamatan.blogspot.com/2008/01/bahaya-di-ruang-keluarga-bagian-2.html' title='Bahaya di Ruang Keluarga (bagian 2)'/><author><name>DeA Haryono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://i2.photobucket.com/albums/y48/nidhea/bunda.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
